Sementara itu, Luis Enrique dari Paris Saint-Germain tetap menjadi kandidat utama jangka panjang. Enrique diakui sebagai salah satu pelatih terbaik dunia setelah sukses mempersembahkan treble untuk Barcelona dan PSG.
Musim lalu, tim PSG asuhannya bahkan menyingkirkan Liverpool besutan Slot di babak 16 besar Liga Champions. Namun Enrique juga punya catatan kelam terhadap Liverpool. Pada 2016, saat menangani Barcelona, ia pernah dihantam 4-0 oleh Liverpool pada laga pramusim International Champions Cup di Wembley.
Saat itu merupakan awal era Klopp di Anfield, dan pertandingan tersebut menjadi gambaran jelas gaya agresif serta tekanan tinggi yang kemudian menjadi ciri khas Liverpool. Gol-gol dicetak oleh Sadio Mané, Divock Origi, Marko Grujic, ditambah gol bunuh diri dari Javier Mascherano.
Di sisi lain, tekanan terhadap Slot semakin berat. Dalam kolomnya di The Telegraph, legenda Liverpool Jamie Carragher mengingatkan bahwa Slot hanya memiliki waktu seminggu untuk membalikkan keadaan.
Carragher menegaskan Liverpool wajib meraih minimal tujuh poin dari tiga laga berikutnya — West Ham, Sunderland, dan Leeds — atau posisi Slot akan "tidak dapat dipertahankan."