Hubungan PSSI dengan AFF disebut semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu indikatornya terlihat dari kepercayaan AFF kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah berbagai turnamen kelompok umur dan ajang internasional.
Erick menilai kepercayaan tersebut tidak terlepas dari transformasi yang dilakukan PSSI. Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia mendapat kesempatan menggelar sejumlah agenda sepak bola internasional di bawah naungan AFF.
"AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia," tutur Erick.
Khiev Sameth sendiri sudah memimpin AFF sejak terpilih pada 2019. Tokoh militer asal Kamboja tersebut kemudian kembali terpilih tanpa pesaing pada November 2022 untuk periode kedua yang akan berakhir pada 2026.
Rekam jejak tersebut membuat Khiev Sameth memiliki peluang untuk kembali melanjutkan kepemimpinannya. Erick menilai visi yang dibawa Khiev Sameth dapat membantu sepak bola Asia Tenggara berkembang menjadi kawasan yang semakin kompetitif.