Dukungan PSSI juga muncul di tengah meningkatnya kepercayaan FIFA terhadap negara-negara Asia Tenggara sebagai penyelenggara kompetisi internasional. Erick melihat kondisi tersebut membutuhkan kepemimpinan AFF yang kuat dan berkesinambungan.
"Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia. FIFA telah mempercayakan sejumlah agenda mereka di Asia Tenggara, seperti FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women's World Cup 2023 di Australia, FIFA Women's Futsal World Cup 2025 di Filipina, dan yang paling membanggakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026," jelas Erick.
PSSI pun menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan AFF dan seluruh asosiasi anggota. Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Bagi Erick, dukungan kepada Khiev Sameth menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan program pengembangan sepak bola ASEAN. PSSI ingin momentum pertumbuhan sepak bola kawasan tetap berlanjut di tengah semakin besarnya perhatian dunia terhadap Asia Tenggara.
"Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi," tutup Erick.