FIFA Beri Ultimatum 53 Hari, UEFA Murka: Piala Dunia Bukan untuk Dijual!

Abdul Haris
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Foto: NYT)

FIFA Forward Enterprise atau FFE akan menggabungkan kegiatan komersial dan operasional turnamen FIFA. Perusahaan itu menangani hak siar, sponsor, tiket, lisensi, serta penyelenggaraan kompetisi seperti Piala Dunia putra, Piala Dunia putri, dan Piala Dunia Antarklub.

FIFA berencana menghimpun investasi swasta hingga 4,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp75,94 triliun. FFE memiliki valuasi awal 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp361,62 triliun, sedangkan investor swasta akan memperoleh saham minoritas tanpa hak pengendalian.

FIFA menegaskan tetap memegang kendali penuh atas tata kelola sepak bola, kalender pertandingan, regulasi, format kompetisi, serta keputusan olahraga. Seluruh keuntungan bersih dari FFE juga dijanjikan kembali ke program pengembangan sepak bola dunia.


UEFA Murka, Rapat Darurat Digelar

Penjelasan FIFA tidak meredakan penolakan. UEFA menyebut rencana tersebut telah melewati batas yang tidak boleh dilanggar lembaga pengelola sepak bola.

“Ini melewati batas yang seharusnya tidak pernah dilanggar lembaga pengelola sepak bola,” tulis UEFA dalam pernyataan resminya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
21 jam lalu

Timnas Argentina Ogah Wariskan Nomor 10 Lionel Messi! Cari Celah Aturan FIFA, 2 Pemain Jadi Kandidat

1 hari lalu

Trump Akan Reshuffle Kabinet Setelah Republik Kalah Pemilu, Menhan Hegseth Termasuk?

1 hari lalu

Pria Ngaku Dapat Perintah Gaib Bunuh Trump Ditangkap Dekat Gedung Putih

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok 16 Persen dalam Sepekan, Konflik AS-Iran Masih Jadi Sorotan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal