Dia menekankan pentingnya proses pembelajaran berkelanjutan agar pengembangan sepak bola dapat berjalan sesuai kebutuhan dan potensi yang dimiliki klub.
“Bagi Persib, pengembangan sepak bola merupakan proses yang membutuhkan pembelajaran berkelanjutan, keterbukaan terhadap berbagai perspektif, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas. Kami melihat diskusi seperti ini sebagai kesempatan untuk saling mengenal dan memahami potensi yang ada, tanpa harus terburu-buru mengambil kesimpulan," jelas Adhitia.
Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan sikap hati-hati manajemen Persib dalam menyikapi peluang kolaborasi internasional. Klub belum ingin menentukan langkah lanjutan sebelum memahami potensi yang bisa dikembangkan bersama.
Walaupun pembicaraan telah membuka ruang kolaborasi, pertemuan Persib Bandung dengan delegasi Kamerun belum menghasilkan kesepakatan resmi. Kedua pihak masih berada dalam tahap penjajakan dan pertukaran pandangan.
Adhitia berharap komunikasi yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi Persib maupun delegasi Kamerun, terutama dalam memperluas pemahaman mengenai pengembangan sepak bola.