IFA menilai pernyataan Hallgrímsson tidak tepat dan menyebut pelatih Timnas Irlandia tersebut telah menunjukkan sikap yang mereka anggap sebagai kemunafikan dan kebodohan.
"Kami telah berkontribusi kepada dunia dan kemanusiaan dalam berbagai bidang, serta meraih sejumlah penghargaan Nobel. Sayangnya, kami belum menemukan obat untuk kebodohan, ketidaktahuan, dan kemunafikan yang ditunjukkan oleh pelatih tim Irlandia," tulis IFA.
IFA juga menyampaikan respons lanjutan terkait komentar Hallgrímsson. Mereka menegaskan pertandingan sepak bola tidak seharusnya dibayangi oleh tudingan yang mereka persoalkan.
"Kami tidak bermain dengan ketidaktahuan, kemunafikan, dan kebodohan. Kami bermain melawan seorang pelatih yang menunjukkan hal tersebut," tulis Federasi Sepak Bola Israel.
Kontroversi laga Israel kontra Irlandia semakin berkembang setelah lebih dari 160 atlet olahraga Irlandia menandatangani surat terbuka dari kelompok Irish Sport for Palestine.