Timnas Argentina ditahan Ekuador 1-1 pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan. (Foto: REUTERS/Franklin Jacome)
Andhika Khoirul Huda

GUAYAQUIL, iNews.id Timnas Argentina ditahan Ekuador 1-1 pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan, Rabu (30/3/2022) pagi WIB. Sempat unggul, kemenangan Lionel Messi dan kolega sirna di menit akhir.

Meski demikian hasil ini sudah tak berpengaruh. Sebab Argentina sudah memastikan satu tiket mentas di Piala Dunia 2022 Qatar.

Jalannya Pertandingan

Bermain di Estadio Monumental Banco Pichincha, La Albiceleste berada dalam tekanan Ekuador pada awal babak pertama. Bahkan, mereka nyaris tertinggal saat laga baru berjalan lima menit jika tandukan Robert Arboleda yang mengarah ke mulut gawang mereka tidak diselamatkan oleh Nicolas Otamendi.

Delapan menit berselang, Ekuador kembali mendapatkan peluang emas. Namun, sontekan Alan Franco di depan gawang Argentina yang menyambut umpang silang Romario Ibarra bisa ditepis oleh Geronimo Rulli.

Setelah pertandingan berlangsung 20 menit barulah La Albiceleste bisa keluar dari tekanan tuan rumah. Mereka perlahan mulai bisa menguasai bola lebih lama dan membangun serangan dengan umpan-umpan pendek cepat.

Hasilnya, pada menit 24, Julian Alvarez berhasil membawa Argentina unggul. Striker River Plate itu menyelesaikan crossing manis dari Nicolas Tagliafico dengan sontekannya yang dengan mudah menjebol gawang Ekuador.

Memasuki menit 30, pertandingan berjalan cukup keras. Kedua tim saling jegal di lini tengah yang menyebabkan beberapa pelanggaran keras terjadi, termasuk aksi individu Lionel Messi yang dihajar oleh Carlos Gruezo.

Empat menit jelang laga usai, tim tamu hampir menggandakan keunggulan. Sayangnya, sundulan Otamendi yang menyambut sepak pojok Messi masih menyamping tipis di sisi gawang.

Hingga turun minum, tidak ada gol lagi yang tercipta. Argentina unggul 1-0 atas Ekuador di babak pertama.

Unggul satu gol membuat Argentina bermain dalam tempo lambat pada awal babak kedua. Mereka tak terlalu buru-buru untuk mengalirkan bola ke lini depan dan hanya berusaha menguasai bola lebih lama.

Di sisi lain, Ekuador kesulitan untuk merebut bola dari tim tamu. Selain itu, ketika mereka mencoba melancarkan serangan balik, pertahanan Argentina sangat solid menghadapng para striker mereka.

Kondisi tersebut membuat pertandingan berlangsung cukup alot pada 15 menit pertama babak kedua. Tercatat kedua tim sama-sama tak menghasilkan peluang apapun.

Baru pada menit 62, Ekuador mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Akan tetapi, tendangan mendatar Angel Mena dari dalam kotak penalti masih menyamping tipis di sisi gawang.

Sesudah itu, Ekuador bisa memegang kendali permainan dan menciptakan beberapa peluang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal memecah kebuntuan.

Saat pertandingan terlihat akan berakhir dengan skor 1-0, Ekuador mendapat hadiah penalti pada menit 90+1 setelah Tagliafico handball di kotak terlarang. Enner Valencia yang ditunjuk sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik tapi langsung menyambar bola muntahan penaltinya sehingga skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Berikut adalah susunan pemain Ekuador vs Argentina:

ECUADOR (4-2-3-1): Hernan Galindez; Pervis Estupinan, Piero Hincapie, Robert Arboleda, Byron Castillo; Carlos Gruezo, Moises Caicedo; Alan Franco, Gonzalo Plata, Romario Ibarra; Michael Estrada.

Cadangan: Pinos, Wellington Ramirez, Luis Leon, Michael Carcelen, Jordy Caicedo, Enner Valencia, Xavier Arreaga, Angel Mena, Jeremy Sarmiento, Angelo Preciado, Diego Palacios, Jhegson Mendez.

ARGENTINA (4-2-3-1): Geronimo Rulli; Nicolas Tagliafico, Nicolas Otamendi, Lucas Martinez Quarta, Gonzalo Montiel; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes; Julian Alvarez, Alexis Mac Allister, Nicolas Gonzelez; Lionel Messi.

Cadangan: Franco Armani, Juan Musso, Juan Foyth, Angel Di Maria, Nahuel Molina, Exequiel Palacios, Joaquin Correa, Lucas Ocampos, Guido Rodriguez, Manuel Lanzini, Angel Correa, Lucas Boye.


Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT