Memasuki babak kedua, kedua tim tetap menjaga intensitas permainan. Jual beli serangan kembali terjadi, namun efektivitas di sepertiga akhir masih menjadi persoalan.
Laga berjalan alot hingga memasuki menit ke-70. Sejumlah serangan dari kedua kubu kerap terhenti sebelum mencapai area berbahaya.
PSBS Biak mendapat peluang emas pada menit ke-80 melalui sepakan Damianus Putra. Bola kembali gagal menembus pertahanan tuan rumah.
Dua menit berselang, Madura United merespons lewat peluang Lulinha. Sayang, penyelesaian akhir masih belum mampu memecah kebuntuan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan. Madura United dan PSBS Biak harus puas berbagi satu poin.
Madura United (4-2-3-1): Diky Indriyana; Ahmad Rusadi, Pedro Monteiro, Jorge Mendonca, Taufik Hidayat; Kerim Palic, Giovani Numberi; Iran Junior, Jordy Wehrmann, Lulinha, Jose Brandao.
Pelatih: Carlos Parreira.
PSBS Biak (4-3-3): Kadu; Nurhidayat, Arif Budiyono, Sandro Embalo, Pablo Andrade; Eduardo Barbosa, Damianus Putra, Lucky Octavianto; Ilham Udin Armaiyn, Luquinhas, Samuel Gwijangge.
Caretaker: Kahudi Wahyu.