Jangankan untuk mendominasi penguasaan bola. Umpan dari kaki ke kaki saja kerap kali gagal karena akurasi yang buruk. Karena itu, peluang yang didapatkan sangat minim.
Padahal, mereka nama Cristiano Ronaldo hadir sebagai ujung tombak. Namun kiriman bola yang manja tak kunjung didapatkan pemain berusia 37 tahun untuk membuat gol pembunuh di babak pertama ini.
Di sisi lain, Brighton yang mendominasi sejak awal babak juga kesulitan dalam hal penyelesaian akhir. Skor kaca mata pun menjadi penghias di jeda babak.
Usai jeda turun minum, Iblis Merah kian menemukan permainanannya. Mereka tampil lebih menyerang setelah kewalahan atas tekanan tim tamu di babak pertama.
Kebuntuan pun akhirnya bisa mereka pecahkan. Berawal dari aksi Scott McTominay yang mampu memberikan umpan dengan ke kotak terlarang, Cristiano Ronaldo akhirnya mampu mencetak gol menit ke-51.