Menurut Haye, bertambahnya kompetisi tidak diikuti peningkatan fasilitas penunjang yang dibutuhkan pemain. Persib juga belum bisa menjalani pertandingan kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sehingga perjalanan panjang menjadi tantangan tambahan bagi tim.
“Lalu musim ini, jadwal kami ditambah dengan Shopee Cup. Kami menerima kabar itu, tetapi bagi kami sebagai sebuah tim, tidak ada yang berubah," tuturnya.
"Tidak ada fasilitas yang membaik, bahkan kami tidak bermain di stadion sendiri (GBLA), dan kami harus bepergian jauh tanpa henti,” jelas gelandang berjuluk The Professor tersebut.
Persoalan itu membuat pemulihan kebugaran menjadi pekerjaan berat bagi para pemain. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United, Persib harus segera bersiap menghadapi The Cong-Viettel dalam lanjutan ACL 2. Jeda pertandingan yang singkat membatasi waktu para pemain untuk mengembalikan kondisi fisik.
Haye menilai seluruh pemain sudah mengerahkan kemampuan maksimal setiap hari. Namun, dengan pertandingan yang terus berdatangan, menjaga kebugaran untuk tampil konsisten menjadi tantangan besar. Kondisi tersebut juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kelelahan dan risiko cedera.