Pada pertemuan pertama, Banten Warriors harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat bermain di kandang Manila Digger. Kekalahan itu menjadi penentu langkah Dewa United di turnamen ini.
Jan Olde Riekerink Soroti Kekuatan Fisik Lawan
Usai pertandingan, Jan Olde Riekerink tidak menutupi rasa kecewanya terhadap hasil tersebut. Dia menilai timnya sebenarnya sudah melakukan analisis terhadap permainan lawan sejak leg pertama.
“Tentu saja kami sangat kecewa. Enam hari lalu kami memainkan pertandingan di Manila dan kami bisa menganalisis laga tersebut dengan cukup baik,” kata Jan Olde dalam konferensi pers usai laga, Kamis (12/3/2026).
Mantan pelatih Galatasaray itu juga menyoroti komposisi pemain Manila Digger yang diisi banyak pemain asal Gambia. Menurut dia, gaya bermain mereka mengandalkan kekuatan fisik dan permainan oportunis.
“Mereka bermain dengan sembilan pemain asal Gambia, jadi identitas permainan mereka cukup jelas. Saya pernah bekerja dua tahun di Afrika, dan gaya bermain mereka sangat mengandalkan kekuatan fisik serta permainan yang oportunis. Itu tentu hak mereka, dan hal itu juga terlihat pada babak pertama,” terang Jan Olde.