Teddy menjelaskan keputusan menurunkan dua tim bertujuan memberi pengalaman internasional kepada lebih banyak pemain muda. Dia berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 mampu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda.
"Kami sengaja menyiapkan dua tim dengan kualitas yang kompetitif agar semakin banyak pemain mendapatkan pengalaman bertanding internasional. Kami berharap keberhasilan Timnas Putri Senior menjuarai Piala AFF Putri 2026 menjadi penyemangat bagi mereka. Apalagi turnamen ini berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Republik Indonesia. Semoga para pemain mampu memberikan penampilan terbaik dan mempersembahkan prestasi yang membanggakan untuk Indonesia," lanjut Teddy.
Komitmen tersebut mendapat dukungan dari Caffino sebagai title partner turnamen. Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, Soegiono, menilai pembinaan usia muda membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan agar lahir lebih banyak pesepak bola putri berprestasi.
"Savoria Group melalui Caffino bangga dapat menjadi bagian dari Srikandi Merdeka Cup. Kami percaya lahirnya atlet berprestasi tidak hanya bergantung pada pembinaan yang tepat, tetapi juga membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan sebagai ruang bagi para pemain untuk terus berkembang. Kami berharap Caffino Srikandi Merdeka Cup menjadi langkah penting untuk melahirkan lebih banyak talenta muda yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia,” ungkapnya.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyebut turnamen ini memiliki nilai strategis karena juga menjadi ajang pemantauan pemain menuju pembentukan Timnas Putri Indonesia U-17 untuk Kualifikasi AFC U-17 2027.