“FAM sudah menghubungi Luqman Hakim dan Nooa. Mereka mendapat izin untuk kali ini,” kata Hamidin dikutip New Strait Times, Rabu (31/5/2023).
Hanya saja, Hamidin tak mau gegabah. Karena dia sadar jika Piala AFF U-23 bukan agenda FIFA. Keadaan itu membuat klub lain bisa saja menolak untuk melepaskan pemainnya.
“Kami harus ingat jika AFF U-23 bukan agenda FIFA. Banyak pemain yang tak dilepas oleh klubnya. pelatih akan mencoba pemain baru,” ujarnya.
Seperti diketahui, Indonesia tergabung dalam Grup B Piala AFF U-23 2023 bersama Malaysia dan Timor Leste. Dengan kedatangan dua pemain tersebut, Malaysia diperkirakan bakal jadi ancaman.