Inter Milan sejatinya menaruh minat besar kepada Marco Palestra. Namun peluang mendatangkannya pada Januari dinilai sangat kecil. Atalanta mematok harga tinggi, yakni 40 juta euro atau sekitar Rp784,6 miliar, angka yang sulit dijangkau pada bursa musim dingin.
Nama Rafik Belghali dari Hellas Verona juga sempat dipertimbangkan. Namun bek sayap asal Aljazair tersebut berstatus tidak untuk dijual hingga akhir musim, menutup opsi transfer domestik.
Dengan situasi tersebut, Inter Milan memperluas pencarian ke luar Italia. Fokus klub kini mengarah ke pasar Amerika Selatan yang dinilai lebih realistis secara finansial.
Paulo Henrique menjadi nama yang mencuri perhatian Beppe Marotta. Winger Vasco da Gama itu dianggap memiliki karakter permainan yang sesuai kebutuhan Inter Milan di sektor kanan.
Klub Brasil tersebut dikabarkan hanya meminta sekitar 5 juta euro atau setara Rp98 miliar untuk melepas Paulo Henrique. Nilai tersebut membuat sang pemain menjadi opsi ekonomis di tengah tekanan kebutuhan skuad.
Inter Milan melihat transfer ini sebagai langkah pragmatis. Kehadiran Paulo Henrique diharapkan mampu menutup kekosongan sementara sekaligus memberi persaingan sehat di sektor kanan.
Bursa transfer Januari kini menjadi momentum krusial bagi Inter Milan. Keputusan tepat berpotensi menjaga stabilitas tim dalam persaingan Serie A dan kompetisi Eropa.