Indra kemudian mengungkap penilaian objektif yang memperkuat keputusan itu. Berdasarkan talent data, kemampuan leadership Ivar dinilai menonjol, dan para pemain lain juga memberikan penerimaan penuh terhadap sosoknya sebagai pemimpin.
“Dan juga ada beberapa hasil dari talent data kemarin bahwa leadershipnya oke, terus bagaimana dia bisa memimpin teman-temannya juga oke dan pemain-pemain lain juga menerima,” sambungnya.
Indra merasa kenyamanan tim menjadi poin terpenting. Menurutnya, keberadaan Ivar sebagai kapten membuat para pemain tampil lebih yakin, sementara dirinya juga merasa tenang karena memiliki representasi yang tepat di lapangan.
“Mungkin itu yang lebih penting ya, jadi teman-temannya juga nyaman dan saya juga nyaman bisa menjadi perwakilan kami di lapangan,” pungkas Indra Sjafri.
Timnas Indonesia U-22 akan kembali menghadapi Mali pada laga uji coba kedua yang akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Selasa (18/11/2025) malam. Duel ini menjadi bagian penting dari persiapan akhir menuju SEA Games 2025 Thailand, di mana cabang olahraga sepak bola putra akan dimulai lebih awal pada 3–18 Desember 2025.