Pelatih asal Belanda tersebut menilai sikap seperti itu juga dimiliki Dewa United menjelang leg kedua melawan Manila Digger.
“Saya pikir itu juga sikap yang kami miliki. Tentu saja, kami kalah 0-1 di leg pertama. Ini adalah permainan strategi,” ujarnya.
Riekerink juga menjelaskan kesulitan yang dihadapi Dewa United saat leg pertama. Salah satu faktor yang menurutnya memengaruhi permainan adalah kondisi lapangan sintetis.
Meski demikian, dia menilai timnya tetap mampu menunjukkan permainan yang cukup baik dalam pertandingan tersebut.
“Kami bermain di lapangan sintetis. Sekarang kami bermain di sini dan saya masih berpikir kami memiliki tujuan yang jelas yaitu memenangkan pertandingan,” kata dia.
Pelatih berusia 61 tahun tersebut juga menyoroti masalah penyelesaian akhir yang dialami timnya pada leg pertama.