Martin menyadari posisi pertama belum menjadi jaminan untuk meraih gelar juara dunia. Menurut dia, persaingan kini semakin ketat karena para rival mulai menunjukkan performa terbaik mereka.
"Akan tetapi, bukan berarti kami tidak pantas mendapatkannya; kami pantas. Saya pikir yang lain belum dalam kondisi 100 persen , dan sekarang hampir semua orang berada di level itu," tambahnya.
Performa Martin di seri terakhir turut membantu memperlebar keunggulannya. Pada MotoGP Inggris di Silverstone, dia finis di posisi kedua di belakang Raul Fernandez. Hasil tersebut membuat Martin tetap kokoh di puncak klasemen, sementara Ogura gagal finis setelah mengalami kecelakaan.
Martin juga berhasil menunjukkan kecepatan kuat di Silverstone. Dia memenangkan sprint MotoGP Inggris setelah mengawali balapan dari pole position, sedangkan Bezzecchi finis ketiga dan Ogura berada di posisi kedua. Hasil sprint tersebut ikut memperkuat posisi Martin dalam perburuan gelar.
Meski demikian, Martin tidak ingin menjadikan keunggulan 31 poin sebagai alasan untuk mengendur. Dia menegaskan masih memiliki banyak aspek yang perlu dibenahi dari satu seri ke seri berikutnya demi mempertahankan peluang menjadi juara dunia.