Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Mourinho mengungkap alasan memilih Camavinga sebagai pemain yang bertugas mengeksploitasi ruang kosong di belakang pertahanan Barcelona.
Menurut dia, garis pertahanan tinggi yang diterapkan Barcelona menyulitkan penyerang lawan melakukan pergerakan langsung ke belakang barisan bek. Karena itu, Mourinho mencari solusi melalui pemain tengah yang datang dari posisi lebih dalam.
"Saya mengatakan kepada Camavinga, pergilah dan serang ruang kosong. Sulit bagi penyerang mana pun untuk menyerang ruang kosong saat menghadapi Barcelona. Satu-satunya solusi adalah melakukannya melalui para gelandang," kata Mourinho, dikutip dari NDTV.
Pelatih berjuluk The Special One itu menjelaskan Barcelona sudah terlatih mengantisipasi pergerakan penyerang yang mencoba menembus garis pertahanan. Kondisi tersebut membuat pemain depan rentan terjebak offside atau kehilangan bola sebelum mencapai kotak penalti.
"Solusinya adalah menggunakan gelandang seperti Camavinga dan Bellingham untuk menembus garis pertahanan itu, dan ternyata berhasil," lanjutnya.