Perubahan tersebut terjadi setelah Mourinho menghubungi Ferguson pada malam hari. Ferguson mengungkap Mourinho menelepon sambil menangis karena merasa tidak bisa mengingkari janji kepada Chelsea.
“Suatu malam, dia menelepon saya sambil menangis dan berkata, ‘Alex, saya tidak bisa mengambilnya. Saya sudah memberikan janji kepada Chelsea dan saya tidak akan mengingkari janji saya,’” ujar Ferguson.
“Alasan yang dia berikan bisa saya pahami, tetapi saya kecewa,” katanya.
Mourinho akhirnya tetap menjadi pelatih MU beberapa tahun kemudian. Dia menangani klub tersebut pada periode 2016 hingga 2018.
Setelah Mourinho mundur, Moyes menjadi sosok yang akhirnya menggantikan Ferguson. Pelatih yang kini kembali menangani Everton untuk periode kedua tersebut pernah menceritakan detail penunjukannya dalam podcast The Rest Is Football pada 2024.