Setelah empat kali menjalani peminjaman tanpa menghasilkan kepindahan permanen, Juventus kini menghadapi situasi berbeda. Kontrak Arthur masih tersisa hingga Juni 2027, tetapi klub tidak memiliki tujuan peminjaman yang jelas untuk musim berikutnya.
Kondisi tersebut membuat Juventus disebut memilih jalan keluar yang lebih tegas. Bianconeri dan Arthur kini mengarah pada kesepakatan untuk mengakhiri kontrak sebelum masa kerja sama resmi berakhir.
Jika kesepakatan tercapai, Arthur akan meninggalkan Juventus tanpa harus menjalani periode peminjaman kelima. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri salah satu transfer yang tidak berjalan sesuai harapan klub.
Arthur datang ke Juventus dengan reputasi tinggi setelah bermain untuk Barcelona. Namun, enam tahun kemudian, kariernya bersama klub Italia tersebut justru lebih banyak diwarnai masa peminjaman.
Periode di Gremio sempat memberikan harapan baru bagi karier Arthur. Meski begitu, kegagalan mencapai kesepakatan permanen membuat dia kembali menghadapi masa depan yang tidak pasti.
Kini, Juventus dan Arthur tinggal menunggu penyelesaian proses pemutusan kontrak. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, hubungan yang dimulai dengan transfer senilai sekitar €80 juta akan berakhir lebih cepat dari kontrak semula.