“Kami hanya harus terus berjalan. Ini adalah masa yang harus kami hadapi, setelah itu Anda bisa membicarakan apa pun yang diinginkan. Saat ini, kami harus tetap solid bersama stadion yang menunjukkan wajah aslinya pada babak kedua, berjuang bersama tim,” ujar Spalletti.
Dia juga menegaskan kritik terhadap dirinya maupun para pemain tidak akan membantu Juventus keluar dari situasi sulit. Menurut dia, kebersamaan antara tim dan pendukung menjadi kebutuhan utama untuk mengembalikan kekuatan Bianconeri.
“Anda bisa mengatakan Spalletti tidak bagus, pemain itu tidak bagus, singkirkan semua orang, tetapi saat ini kami membutuhkan persatuan, dan stadion ini harus kembali menjadi benteng kami. Sekalipun kami tidak bisa membuat mereka begitu bahagia, kami tetap membutuhkan suporter di sisi kami. Jadi, kami berterima kasih kepada semua orang yang hari ini memberikan tepuk tangan dan tetap bersama kami,” katanya.
Spalletti menutup pernyataannya dengan kembali mengajak seluruh elemen Juventus menjaga kekompakan. Dia menyadari situasi semakin sulit karena jumlah pemain yang tersedia sangat terbatas, sementara jadwal pertandingan terus berjalan.
“Ini adalah masa ketika kami harus saling bergandengan tangan dan berdiri bersama, berusaha untuk terus maju dan berpikir positif, sesuatu yang tidak mudah ketika jumlah pemain yang tersedia sangat sedikit. Ini adalah kemenangan yang pantas didapatkan para pemain, mereka layak mendapatkan tepuk tangan meriah. Kerja bagus, anak-anak,” pungkasnya.
Kemenangan 2-0 atas Napoli setidaknya memberikan modal penting bagi Juventus untuk memperbaiki kepercayaan diri. Namun, pesan Spalletti memperlihatkan satu hal: Bianconeri tidak hanya membutuhkan hasil positif di lapangan, tetapi juga dukungan penuh dari para suporter untuk melewati masa sulit.