Kasus Tendangan Kungfu EPA U-20 Resmi Ditutup, Dua Klub Sepakat Evaluasi Total

Andri Bagus Syaeful
Dewa United U-20 dan Bhayangkara FC U-20 melakukan mediasi di Dewa United Arena, Rabu (22/4/2026). (Foto: iNews/Andri Bagus)

"Alhamdulillah hari ini mediasi sudah selesai, kami sudah bersilaturahmi, sudah memaaf-maafkan. Kembali lagi, anak-anak ini adalah tanggung jawab kita sama-sama. Anak-anak ini bukan anak-anak kita, tapi anak-anak kami," ujarnya.

"Tadi juga Alberto sudah minta maaf kepada Raka," tuturnya.

Firman menegaskan langkah evaluasi tetap berjalan terhadap pemain maupun staf yang terlibat. Tindakan tegas akan diambil jika ada pelanggaran disiplin.

"Jika ada sesuatu yang melanggar kode etik dan indisipliner dan membuat cemar nama Dewa United, itu ditindaklanjuti secepatnya," katanya.


Bhayangkara FC Siap Berbenah Usai Insiden

Direktur Bhayangkara Akademi, Agus Rumekso Carel, menyampaikan permohonan maaf kepada Dewa United. Dia mengapresiasi penyelesaian cepat dari kedua pihak.

"Kami atas nama Bhayangkara FC sudah meminta maaf memang kepada Dewa United, kepada adik-adik kita semuanya untuk bisa memaafkan," ungkapnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
1 jam lalu

Tragedi Tendangan Kungfu di EPA U-20 Berakhir Damai, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Saling Berangkulan

Soccer
3 jam lalu

Dugaan Rasisme di EPA U-20, Erick Thohir Beri Peringatan Keras: Tak Ada Toleransi!

Soccer
11 jam lalu

5 Insiden Terbengis di Sepak Bola: dari Gigit Bahu hingga Tendangan Kungfu

Soccer
1 hari lalu

Viral Tendangan Kungfu di EPA U-20, SOS Sebut Bukti Lemahnya Pembinaan Sepak Bola

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal