Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto Memanas, Dewa United Siap Bawa ke Jalur Hukum

Andri Bagus Syaeful
Penyerang Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga (10). (Foto: PSSI)

Sumardji juga mengungkap komunikasi langsung dengan pemain yang bersangkutan. Dari penjelasan yang dia terima, tindakan tersebut dipicu oleh emosi akibat dugaan rasisme.

“Ada teriakan dari bench, ‘Berto hitam, Berto monyet’. Dari situ dia naik emosi dan melakukan tendangan itu,” jelasnya.

Meski begitu, dia menegaskan tindakan kekerasan tetap tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Pemain harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Itu tidak dibenarkan dan tidak boleh dilakukan. Dia harus evaluasi diri dan menerima keputusan Komdis,” katanya.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius di kompetisi usia muda. Selain potensi sanksi dari Komdis PSSI, langkah hukum dari pihak Dewa United membuat persoalan ini berpotensi berlanjut ke ranah yang lebih luas.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dewa United Hancurkan Borneo FC, Denilson Mengamuk di Menit Akhir

4 hari lalu

Borneo FC Berburu Kemenangan Perdana di Segiri, Mauro Jeronimo Tegaskan Target Pesut Etam

4 hari lalu

Borneo FC Bangkit Usai Dipermalukan Persija, Mauro Jeronimo Bongkar PR Besar Timnya

4 hari lalu

Dewa United Datang ke Markas Borneo FC Bawa Ancaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal