"Pada 2005 saya dipinjamkan ke Dynamo Moscow. Kotanya mengerikan, saya kedinginan dan akhirnya jatuh sakit," ucapnya.
Karena tak kunjung sembuh, dokter menyarankan agar Silva mau membuang sebagian paru-parunya. Sang pemain jelas ketakutan. Tapi untungnya hal itu tidak terjadi.
"Saya sempat terpikir untuk pensiun dan tidak bermain bola lagi. Saya memberitahukan itu kepada ibu. Tapi dia berkata bahwa saya harus tetap bekerja keras. Jadi saya berubah pikiran dan akhirnya mencari klub lain," ujar Silva.
Pemain bernama lengkap Thiago Emiliano da Silva itu akhirnya bergabung dengan Fluminense. Dia kemudian direkrut AC Milan pada 2009 dan menjelma jadi salah satu bek terbaik dunia.
Selanjutnya, Silva meneruskan karier di Paris Saint-Germain (PSG). Selama delapan tahun, dia turut merasakan 23 gelar juara.
Setelah meninggalkan PSG, Silva kabarnya akan direkrut oleh Chelsea. Kesepakatan bakal diumumkan dalam waktu dekat ini.