Kisah Romario, Harus Jebol Gawang Madrid Demi Tiket Pesawat Tujuan Brasil

Reynaldi Hermawan
Romario memperkuat Barcelona dari 1993-1995 (Foto: Diario AS)

Cruyff akhirnya mengizinkan Romario untuk mudik ke Brasil. Namun dia harus bisa menjebol gawang Madrid minimal dua kali.

Tak tanggung-tanggung, Romario justru tampil beringas di laga bertajuk El Clasico. Dia sukses menorehkan hattrick dan membawa timnya menang 5-0.

“Ketika pertandingan berakhir, saya langsung lari ke ruang ganti. Saya yang pertama ada di sana. Ketika semua orang tiba, saya sudah siap untuk pergi. Saya sudah punya tiket pesawat yang berangkat tepat setelah pertandingan usai,” ucap Romario.

“Pemain lain heran melihat saya. Kemudian Cruyff tiba. Dia menjelaskan kesepakatan kami kepada mereka semua. Mereka tampak tidak menyukainya. Tetapi mereka tetap diam dan menerima kesepakatan itu,” tuturnya.

Sayang, karier Romario di Barcelona tidak bertahan lama. Dia pulang ke negaranya pada 1995 untuk bergabung dengan Flamengo.

Editor : Bagusthira Evan Pratama
Artikel Terkait
12 jam lalu

Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda, Bawa Misi Besar Menuju Piala Dunia 2030

1 hari lalu

Arteta Cari Bek Serbabisa, Arsenal Pantau Pemain Andalan Barcelona

1 hari lalu

Ngeri! Lamine Yamal Nyaris Jadi Korban Gempa M7,4 Kolombia

1 hari lalu

Camavinga Tolak Mentah-Mentah MU, Putuskan Bertahan di Real Madrid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal