Momentum krusial justru lahir di extra time. Saat tekanan dan kelelahan melanda kedua tim, Vietnam tampil lebih solid dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-101 lewat Minh Phúc untuk mengunci skor 3-2.
"Pertandingan ini sekali lagi menegaskan satu hal: tim U23 Vietnam mampu bersaing di level Asia. Saya sangat senang dengan penampilan para pemain dan benar-benar bangga pada mereka semua," ujar Kim Sang-sik.
Pelatih asal Korea Selatan itu membeberkan kunci kemenangan terletak pada kondisi fisik yang relatif lebih baik dibanding lawan. Dia menginstruksikan para pemain terus menekan meski laga memasuki fase paling menguras tenaga.
"Sebelum memasuki babak perpanjangan waktu, para pemain sangat lelah, tetapi saya pikir kami masih dalam kondisi fisik yang lebih baik daripada tim UEA,” ujarnya.
“Oleh karena itu, saya menginstruksikan para pemain untuk terus menyerang, dan saya sangat senang dan bersyukur bahwa para pemain mengikuti instruksi saya dengan baik dan penuh semangat juang,” ucapnya.