Kim Sang-sik juga menyoroti peran pergantian pemain yang berjalan sesuai rencana. Masuknya Anh Quan sebagai bek di babak kedua dinilai efektif meredam serangan lawan dari sisi sayap.
"Sebelum perpanjangan waktu, tim Vietnam memiliki kondisi fisik yang lebih baik. Anh Quan masuk di babak kedua sebagai bek, dan saya menginstruksikan dia untuk mencegah lawan melakukan umpan silang dan menyerang dari sayap. Dan Anh Quan menjalankan instruksi tersebut dengan baik, yang membantu tim U23 Vietnam menghindari kebobolan gol lagi," jelasnya.
Kim Sang-sik juga membaca penurunan stamina pemain lawan.
"Saya juga memperhatikan bahwa para pemain lawan, seperti nomor 2 dan nomor 23, kelelahan, jadi saya memasukkan pemain dengan kecepatan dan kekuatan di babak kedua, dan itu juga terbukti efektif."
Saat ditanya peluang mengulang kejutan besar seperti Changzhou 2018, Kim Sang-sik memilih merendah.
"Para pemain telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil ini. Kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk memberikan penampilan yang lebih baik lagi," katanya.
Berkat kemenangan tersebut, Timnas Vietnam U-23 memastikan satu tempat di semifinal Piala Asia U-23 2026. Tim asuhan Kim Sang-sik akan menghadapi pemenang laga Uzbekistan kontra China.