SEATTLE, iNews.id – Konferensi pers Maroko menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Prancis berubah menjadi ricuh. Dua jurnalis terlibat adu mulut hingga memaksa FIFA turun tangan menghentikan keributan.
Insiden tak terduga itu terjadi ketika gelandang serang Maroko, Brahim Diaz, sedang menjalani sesi wawancara resmi sehari sebelum pertandingan. Persiapan Singa Atlas menghadapi Prancis pun sempat terganggu akibat keributan tersebut.
Maroko datang ke babak delapan besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan salah satu tuan rumah turnamen, Kanada, pada babak 16 besar. Kini, wakil Afrika itu mengincar balas dendam atas kekalahan dari Prancis di semifinal Piala Dunia 2022.
Namun, sorotan jelang pertandingan justru beralih ke ruang konferensi pers. Saat Diaz tengah menjawab pertanyaan wartawan, suasana mendadak memanas karena perselisihan antara dua jurnalis.
Seorang jurnalis terdengar berteriak kepada rekannya dengan nada tinggi.
"Kenapa kamu memukul saya? Kenapa kamu memukul saya? Kamu tidak boleh memukul saya,"