Suasana ruangan langsung hening. Brahim Diaz tampak kebingungan melihat insiden tersebut. Pemain Real Madrid itu bahkan sempat tersenyum kecil sambil memperhatikan keributan yang terus berlanjut.
Jurnalis yang terlibat perselisihan terus berteriak, "Dia memukul saya! Dia memukul saya!" sehingga memaksa petugas FIFA bersama pihak media Maroko turun tangan untuk melerai dan mengendalikan situasi.
Setelah kondisi kembali kondusif, sesi konferensi pers akhirnya dilanjutkan. Momen itu justru berubah menjadi sedikit mengundang tawa.
Diaz mengaku kehilangan konsentrasi akibat insiden tersebut. Dia berkata sambil tertawa, "Saya lupa pertanyaannya."
Di luar insiden tersebut, Maroko tetap menatap laga melawan Prancis dengan penuh optimisme. Brahim Diaz menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan timnya ke perempat final Piala Dunia 2026.