Setelah kabar cedera dikonfirmasi, Yamal akhirnya menyampaikan perasaannya melalui unggahan di Instagram. Dia mengaku sangat terpukul karena harus menepi di momen penting.
“Cedera ini membuat saya harus keluar dari lapangan di saat saya paling ingin berada di sana dan itu terasa lebih sakit dari yang bisa saya jelaskan. Sakit rasanya tidak bisa berjuang bersama rekan setim, tidak bisa membantu saat tim membutuhkan saya. Tapi saya percaya pada mereka dan saya tahu mereka akan memberikan segalanya di setiap pertandingan," tulisnya.
Dia juga menegaskan tetap akan mendukung tim meski tidak berada di lapangan.
“Saya akan tetap ada, meskipun dari luar, untuk mendukung, memberi semangat, dan mendorong seperti yang lain. Ini bukan akhir, ini hanya jeda. Saya akan kembali lebih kuat, dengan keinginan lebih besar dari sebelumnya, dan musim depan akan lebih baik. Terima kasih atas semua pesan dukungan dan Visca Barça.”
Meski harus menepi cukup lama, Yamal diperkirakan bisa kembali pada awal Juni. Hal ini menjadi kabar baik bagi tim nasional Spanyol.
Dia diprediksi sudah dalam kondisi siap jelang laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Cape Verde. Dengan waktu pemulihan tersebut, peluangnya tampil sejak awal pertandingan tetap terbuka.
Kini fokus utama Yamal adalah pemulihan agar bisa kembali dalam kondisi terbaik untuk klub dan negaranya.