OXFORD, iNews.id – Oxford United langsung menatap musim 2026-2027 dengan tekanan besar usai terdegradasi bersama Leicester City dan Sheffield Wednesday. Tanggung jawab berat kini berada di tangan Aaron Ramsey, sosok anyar di kursi pelatih yang langsung dihadapkan misi kebangkitan The Ox.
Ramsey bukan nama sembarangan. Legenda Arsenal itu memang minim jam terbang sebagai pelatih kepala. Dia baru mengantongi lisensi UEFA A dan pernah merasakan peran caretaker di Cardiff City. Meski demikian, keyakinannya tampak penuh saat menerima tantangan di Oxford United.
Pelatih berusia 35 tahun tersebut menilai pengalamannya bermain di level tertinggi menjadi modal utama. Ramsey mengaku tumbuh bersama pelatih-pelatih papan atas dan terbiasa berada dalam situasi penuh tekanan sepanjang karier profesionalnya.
“Dari diskusi saya dengan klub, saya bisa merasakan ambisi dan keinginan untuk sukses. Hal itu membuat saya sangat antusias dengan kesempatan ini,” ujar Ramsey, dikutip dari laman resmi Oxford United, Rabu (24/6/2026).
Identitas Baru The Ox di Tangan Ramsey
Ramsey menyebut keputusan terjun ke dunia kepelatihan bukan langkah instan. Dia merasa momen ini sudah dipersiapkan sejak lama, terutama dari pembelajaran langsung selama aktif sebagai pemain.