"Untuk RUPSLB tahunan semua agenda, baik agenda kegiatan, agenda bisnis, keuangan, disetujui oleh pemilik saham ya. Pemilik saham ada 21, PT Liga Indonesia Baru dan 20 klub yang kompetisi musim lalu," tambahnya.
Komposisi pemegang saham kemudian mengalami perubahan setelah terjadi promosi dan degradasi antarkompetisi. Tiga klub yang promosi ke Championship dari Liga Nusantara 2025/2026 menggantikan tiga klub yang terdegradasi dari Championship.
"Kemudian di RUPSLB setelah terjadi pergeseran kepemilikan saham, yang promosi kan pindah ke PT LIB, digantikan oleh tiga klub atau 3 yang degradasi dari Super League ke Championship," ucap Budiman.
Perubahan juga terjadi pada tiga klub yang turun dari Championship. Posisi mereka digantikan oleh tiga klub promosi dari Liga Nusantara. Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan komisaris PT LUI.
"Kemudian ada tiga klub juga yang degradasi dari Championship kemarin digantikan oleh tiga klub yang promosi dari Liga Nusantara. Nah, di RUPSLB juga disetujui beberapa agenda, di antaranya perubahan susunan komisaris," tutur Budiman.