Liga Indonesia Dibekukan, Pemain Banting Setir, Mulai Jualan Kue hingga Jadi Satpam

Abdul Haris
Pemain Borneo FC Andri Muliadi bersama istri kini berjualan kopi lewat online untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saat kompetisi dibekukan. (Foto: AFP)

Kapten Persib Bandung Supardi Nasir pun mengakui betapa sulitnya kondisi di masa pandemi ini.

“Saya benar-benar memutar otak untuk mencari cara bagaimana menghidupi keempat anak saya,” kata bek sayap 37 tahun itu.

“Bermain sepak bola adalah satu-satunya mata pencaharian saya,” dia menegaskan.

Kondisi serbasulit ini disadari betul oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

“Kami tidak dapat menyangkal bahwa ada efek domino. Kompetisi yang dibekukan ini  memengaruhi pendapatan klub, yang pada gilirannya memengaruhi pemain (gaji). Tapi kami tidak bisa memaksa klub untuk memberikan gaji penuh kepada pemain seperti dalam situasi normal,” katanya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
14 jam lalu

Skenario Persib ke Perempat Final ACL 2 usai Dihajar Ratchaburi FC 0-3, Sulit Tapi Bukan Mustahil!

Soccer
18 jam lalu

Alasan Kurniawan Dipercaya Latih Timnas Indonesia U-17 Gantikan Coach Nova

Soccer
16 jam lalu

Manajer Timnas Indonesia Masih Kosong, Sumardji Bongkar Beratnya Tugas di Balik Layar

Soccer
19 jam lalu

Panas di Luar Stadion! Bobotoh dan Fans Ratchaburi FC Hampir Bentrok usai ACL 2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal