"Sangat sulit membayangkan saya tidak akan melihatmu lagi, tidak akan berbicara denganmu lagi. Saya tahu kamu sudah menderita dan ini adalah yang terbaik, tetapi kamu pergi terlalu cepat. Kita masih memiliki begitu banyak hal untuk dinikmati bersama," lanjutnya.
Dalam pesan panjang tersebut, Messi mengungkap kisah emosional sebelum Piala Dunia 2022. Dia mengatakan sang ayah selalu meminta dirinya tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
"Kamu terus meminta saya bermain di Piala Dunia terakhir itu, tetapi beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisi kamu memburuk. Itu menjadi pertama kalinya kamu tidak hadir di sebuah turnamen," ujar Messi.
Messi mengaku tetap berharap Jorge bisa datang menyaksikan perjuangan Argentina. Dia bahkan terus mengatakan kepada sang ayah jika Argentina mampu mencapai final.
Setelah setiap pertandingan, Messi selalu menunggu pesan dari ayahnya. Namun, ketika pesan tersebut tidak lagi datang, dia mulai menyadari kondisi Jorge semakin serius.