Di luar kemenangan tersebut, Man City masih menghadapi persoalan serius terkait dugaan pelanggaran aturan finansial. Komisi independen telah mengeluarkan putusan bersalah terhadap klub, tetapi proses hukum belum berakhir karena The Citizens mengajukan banding.
Perkara itu mencakup dugaan penggelembungan pendapatan sebesar 900 juta poundsterling atau sekitar Rp21,35 triliun selama sembilan musim. Man City membantah tuduhan tersebut dan mengeklaim memiliki bukti tak terbantahkan untuk membuktikan mereka tidak bersalah.
Persoalan terbaru Man City bermula ketika pihak klub menolak memberikan akses wawancara kepada penyiar radio setelah pertandingan melawan Liverpool.
Menurut laporan talkSPORT, koresponden utama sepak bola mereka, Alex Crook, berusaha mewawancarai Maresca setelah kemenangan di Anfield. Namun, permintaan tersebut tidak mendapatkan izin dari pihak klub.
Sebelumnya, Crook berhasil mendapatkan wawancara dengan pelatih Liverpool, Andoni Iraola. Akan tetapi, dia tidak memperoleh kesempatan serupa untuk berbicara dengan Maresca.