Namun, laporan mengenai perkara tersebut memuat perbedaan jumlah dakwaan yang terbukti. Selain angka 114 dari 115 dakwaan, terdapat keterangan yang menyebut klub dinyatakan bersalah atas seluruh dakwaan.
Masih pada September 2026, CEO Man City, Ferran Soriano, menyampaikan kepada staf klub jika keputusan tersebut didasarkan pada sesuatu yang dia sebut sebagai teori konspirasi Liga Inggris.
Man City kemudian mengajukan banding pada Oktober 2026. Klub menilai kesimpulan komisi independen tidak layak dijadikan dasar putusan dan mengandung kesalahan material.
Pada bulan yang sama, muncul laporan mengenai pertemuan Ketua Man City, Khaldoon Al Mubarak, dengan seorang menteri Inggris beberapa pekan sebelum putusan komisi independen diumumkan.
Situasi tersebut membuat tindakan Man City terhadap penyiar radio setelah kemenangan atas Liverpool mendapat perhatian lebih besar dibandingkan kasus penolakan wawancara pada umumnya.
Meski potensi hukuman atas pelanggaran aturan media diperkirakan hanya berupa denda administratif, persoalan ini menambah daftar masalah yang dihadapi The Citizens di luar lapangan.
Kini, Man City harus menunggu kemungkinan tindakan dari otoritas Liga Inggris terkait penolakan wawancara Maresca, sembari melanjutkan upaya banding atas perkara finansial yang belum selesai.