SHANGHAI, iNews.id – Sosok gelandang Arsenal Mesut Ozil diharus dari mobile video game Pro Evolution Soccer (PES) 2020 versi Bahasa China. Menurut distributor game tersebut, keputusan itu diambil sebagai imbas atas komentar Ozil yang mengkritik perlakuan China terhadap minoritas Uighur di negara itu.
Perusahaan internet China yang terdaftar di Amerika Serikat (AS), NetEase, menilai komentar gelandang Jerman keturunan Turki itu sangatlah ekstrem buat Negeri Tirai Bambu itu.
Dalam komentarnya, Ozil mengutuk tindakan keras China terhadap minoritas Muslim di wilayah barat Xinjiang dalam sebuah tweet, Jumat (13/12/2019) lalu. Dia juga mengkritik negara-negara Muslim karena bungkam tentang dugaan pelanggaran kemanusiaan di sana.
Merespons kicauan sang playmaker, Arsenal langsung mengeluarkan pernyataan bahwa komentar Ozil adalah sikap pribadi, dan tak ada hubungannya dengan klub. Sementara China mengatakan tweet tersebut tidak benar, dan menuding Ozil termakan berita palsu.
Karena kasus tersebut, China mendapatkan tekanan internasional karena membangun jaringan kamp yang luas di Xinjiang, tempat warga Uighur ditekan untuk meninggalkan Islam, mendukung Partai Komunis yang berkuasa, dan berintegrasi dengan budaya Han yang menjadi mayoritas di negara itu.