Mesut Ozil Dihapus dari PES 2020 di China karena Komentarnya soal Uighur

Abdul Haris
Mesut Ozil. (Foto: AFP)

Beberapa kelompok hak asasi manusia dan para ahli mengatakan, lebih dari satu juta warga Uighur dan sebagian besar minoritas Muslim lainnya telah dipenjara. Ini bagian dari respons jangka panjang pemerintah China untuk menjinakkan kerusuhan hebat selama bertahun-tahun melawan kendali Beijing atas Xinjiang.

Mengomentari kejadian tersebut, Ozil berkicau di Turki: "Qur'an dibakar ... Masjid-masjid ditutup ... sekolah-sekolah Muslim dilarang ... Cendekiawan agama dibunuh satu per satu ... Saudara-saudara dipaksa dikirim ke kamp-kamp."
"Orang-orang Muslim diam. Suara mereka tidak terdengar," tulis Ozil dengan latar belakang biru dihiasi bulan sabit putih - bendera 'Turkestan Timur', istilah yang digunakan banyak separatis Uighur untuk Xinjiang.

Tak lama setelah itu, NetEase mengumumkan di akun media sosial China-nya yang telah diverifikasi bahwa komentar Ozil telah melukai perasaan para fans di China dan melanggar semangat cinta dan damai olahraga itu.

"Kami tidak mengerti, menerima atau memaafkan komentar ini," bunyi pernyataan NetEase, dikutip AFP.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Internasional
6 tahun lalu

Menlu AS Pompeo Bela Mesut Ozil soal Cuitan Muslim Uighur

Internasional
6 tahun lalu

Soal Muslim Uighur, China Ajak Mesut Ozil Melihat-lihat Xinjiang

Internasional
6 tahun lalu

Media China: Pernyataan Mesut Ozil soal Muslim Uighur Bisa Berdampak Serius

Soccer
6 tahun lalu

Ozil Bela Muslim Uighur, Stasiun TV China Tak Siarkan Arsenal Vs Manchester City

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal