Sumardji menyebut target tersebut bukan keputusan sepihak. Penetapan sasaran dilakukan melalui komunikasi dengan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.
Dia menekankan pentingnya sinergi antara pelatih dan Direktur Teknik dalam menjalankan program pembinaan. Tidak boleh ada perbedaan arah dalam membangun tim sejak level U-17.
"Komunikatif dengan Dirtek, Kenapa? Karena ini adalah program bersama, sehingga tidak bisa contoh misalkan maunya Dirtek seperti ini, maunya pelatih seperti ini, enggak bisa," katanya.
"Ini harus connect karena kita mau mengawali dari U-17 ini, ya U-17 ini," tambahnya.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi dua agenda penting. Mereka dijadwalkan tampil di Piala AFF U-17 pada 11-23 April 2026.
Setelah itu, Garuda Asia akan berkompetisi di Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di Arab Saudi pada 30 April hingga 17 Mei 2026.
Dua turnamen tersebut menjadi panggung awal bagi Kurniawan untuk membuktikan kapasitasnya. Hasil di ajang regional dan Asia akan menjadi fondasi penting dalam mengejar target besar lolos ke Piala Dunia U-17 2026.