Pertandingan kembali berubah setelah Gildas Syauqillah mencetak gol penyama kedudukan untuk SDN Cipayung 02 pada menit ke-19. Tendangan terukur ke sisi kanan gawang yang dikawal Deviana Azizah membuat skor menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
SDN Cipayung 02 tampil lebih tenang dalam adu penalti. Empat penendangnya berhasil menjalankan tugas dengan sempurna, sedangkan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 hanya mencetak dua gol dari empat kesempatan. Penendang terakhir Cipayung, Gildas, sukses mengecoh kiper lawan sehingga skor akhir menjadi 4-2.
Gildas mengaku timnya sempat gugup ketika tertinggal pada babak pertama. Namun, instruksi pelatih membuat para pemain terus menjaga semangat hingga mampu menyamakan kedudukan dan memenangkan pertandingan melalui adu penalti.
“Di babak pertama kami agak ragu karena lawannya banyak yang jago. Tapi pelatih meminta kami tetap semangat sampai akhir pertandingan dan akhirnya kami bisa menjadi juara karena kerjasama tim yang terus dilatih selama sekitar dua minggu persiapan,” kata Gildas Syauqillah.
Gildas juga tampil sebagai pencetak gol terbanyak MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026-2027 dengan koleksi 14 gol di kategori KU 12.