Official SDN Cipayung 02, Khavidah, menyebut gelar juara sesuai dengan target yang sudah ditetapkan sejak awal. Dia juga mengapresiasi mental para pemain saat menghadapi final yang harus diselesaikan melalui adu penalti.
“Tim pelatih menginstruksikan jangan menyerah. Kami percaya para penendang penalti yang sudah kami latih sejak awal, mentalnya terbangun dengan sangat baik. Alhamdulillah kami bisa menang dan memenuhi target juara. Saya sangat senang dan bersyukur atas pencapaian tim di turnamen kali ini. Kami selalu ikut MLSC di Jakarta tapi biasanya hanya bisa sampai delapan besar. Tahun ini Alhamdulillah bisa sampai final bahkan jadi juara satu,” ucapnya.
Sementara itu, SDN Gedong 03 tampil dominan pada final KU 10 Jakarta Raya dengan mengalahkan UPTD SDN Mampang 1 dengan skor 3-0. Keenar Inara Alfiyah menjadi bintang kemenangan setelah mencetak dua gol pada babak pertama.
Keenar membuka keunggulan melalui penalti pada menit ke-10. Lima menit kemudian, dia kembali mencetak gol setelah melewati dua pemain belakang UPTD SDN Mampang 1. Satu gol tambahan SDN Gedong 03 dicetak Neha Rayadinata pada babak kedua setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.
Di Yogyakarta, SD Tarakanita Bumijo I menjadi juara KU 10 setelah mengalahkan SD Muhammadiyah Sapen 3-1. Alisya Natalia Bandari menjadi penentu kemenangan dengan mencetak tiga gol pada menit kelima, ke-24 dan ke-29. Gol SD Muhammadiyah Sapen dicetak Gendhis Annara Putri Bazuni pada menit ke-13.