Mohamed Salah Dikejar Takdir, Duel Hidup Mati Mesir Vs Senegal di Semifinal Piala Afrika 2025

Reynaldi Hermawan
Mohamed Salah memimpin Mesir di semifinal Piala Afrika 2025 dengan beban sejarah. (IG/mosalah)

TANGIER, iNews.id - Mohamed Salah memimpin Mesir di semifinal Piala Afrika 2025 dengan beban sejarah, tekanan nasional, dan ambisi pribadi yang belum pernah terwujud sepanjang karier dia.

Mesir berstatus sebagai pengoleksi tujuh gelar Piala Afrika, terbanyak di benua tersebut. Namun, trofi terakhir diraih pada 2010, setahun sebelum Mohamed Salah menjalani debut internasional bersama tim nasional.

Di usia 33 tahun, Salah sudah dua kali merasakan pahitnya final Piala Afrika pada edisi 2017 dan 2021. Di antara kegagalan tersebut, Mesir tersingkir di babak 16 besar pada 2019 saat menjadi tuan rumah. Pada edisi 2023, cedera memaksa dia menyaksikan Mesir tersingkir lebih awal.

Setelah kemenangan atas Pantai Gading di perempatfinal, Salah menegaskan hasrat terbesarnya bersama tim nasional.

"Tidak ada seorang pun, bahkan di Mesir, yang ingin memenangkan trofi ini lebih dari saya," kata Salah dikutip dari BBC.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Michael Carrick Resmi Ambil Alih MU, Debut Langsung Derby Manchester!

17 hari lalu

AS Roma Bujuk Mohamed Salah Pulang, Bisa Langsung Hadapi Liverpool di Liga Champions

28 hari lalu

Mesir Dirampok di Piala Dunia 2026? VAR Jadi Sorotan saat Argentina Comeback Dramatis

28 hari lalu

Hasil Piala Dunia 2026: Messi Bangkitkan Argentina! Mesir Menangis di Menit Akhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal