Performa Hall juga menjadi salah satu alasan Newcastle semakin yakin untuk mempertahankan pemain asal Inggris tersebut. Dia tampil impresif pada awal musim dan menjadi bagian penting dalam proyek baru yang sedang dibangun Jaissle.
Kontrak Hall saat ini sebenarnya masih berlaku hingga Juni 2029. Namun, kesepakatan baru akan membuat Newcastle memiliki kendali lebih besar terhadap masa depan pemain tersebut.
Perpanjangan kontrak Hall tidak otomatis menutup peluang Manchester United untuk merekrutnya pada Januari 2027 atau musim panas tahun depan. Namun, posisi Newcastle dalam negosiasi kini jauh lebih kuat.
Dengan kontrak yang lebih panjang, Newcastle memiliki alasan untuk menaikkan harga Hall jauh di atas angka 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,78 triliun.
Situasi tersebut bisa membuat Manchester United harus mengubah strategi. Jika Newcastle benar-benar menetapkan harga sangat tinggi, Setan Merah kemungkinan mencari alternatif lain untuk memperkuat posisi bek kiri.