Gasperini menolak menyamakan kedua situasi tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang sedang dihadapi MU, tetapi tetap mengakui kualitas para pemain Setan Merah.
Menurutnya, setiap tim bisa mengalami periode sulit sebelum akhirnya kembali menemukan momentum kebangkitan. Meski demikian, Gasperini berharap kebangkitan MU tidak terjadi ketika menghadapi Roma.
Dia juga menganggap pengalamannya bersama Inter Milan tidak bisa dijadikan perbandingan. Pasalnya, Gasperini hanya menangani klub tersebut selama tiga pertandingan.
Dengan kondisi kedua tim yang berbeda, pertandingan di Old Trafford menjadi ujian penting bagi Roma dan MU. Gasperini tetap menaruh kewaspadaan tinggi terhadap Setan Merah, meskipun timnya datang dengan modal kemenangan besar atas Udinese.