Hujan Mulai Turun, Warga Jaktim Diminta Waspadai Demam Berdarah
JAKARTA, iNews.id - Warga Jakarta Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) seiring mulai meningkatnya intensitas hujan. Genangan air yang muncul akibat hujan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy mengatakan, pencegahan DBD harus dilakukan secara konsisten melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) minimal dua kali dalam sepekan.
Selain itu, setiap kawasan diharapkan memiliki juru pemantau jentik (Jumantik) mandiri untuk memastikan tidak ada tempat perkembangbiakan nyamuk di lingkungan tempat tinggal.
"Cuaca sudah mulai sering turun hujan. Tentunya kita harus sama-sama melakukan pencegahan dan pengendalian agar kasus DBD tidak naik lagi," ujarnya, dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, pengendalian DBD tidak bisa hanya mengandalkan upaya pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat diperlukan agar pemberantasan sarang dan jentik nyamuk dapat berjalan optimal hingga tingkat rumah tangga.