4. Ole Gunnar Solskjaer – 10 juta pounds (Rp242,5 miliar)
Ole Gunnar Solskjaer sempat mendapatkan kepercayaan untuk menangani Manchester United secara permanen setelah mengambil alih tim pada 2018. Periode awal kepemimpinannya dinilai cukup menjanjikan hingga klub memberinya kontrak baru pada Juli 2021.
Namun, performa tim kemudian menurun. Solskjaer kesulitan menjaga stabilitas ruang ganti, sementara Manchester United mengalami serangkaian kekalahan dengan skor telak.
Manajemen akhirnya memutuskan untuk memberhentikannya hanya empat bulan setelah kontrak baru ditandatangani. Keputusan tersebut membuat klub harus menanggung kompensasi sekitar 10 juta pounds atau Rp242,5 miliar.
5. Ralf Rangnick – 15 juta pounds (Rp363,7 miliar)
Ralf Rangnick ditunjuk setelah pemecatan Solskjaer dengan harapan mampu menstabilkan performa Manchester United. Pelatih asal Jerman tersebut dikenal memiliki pendekatan taktis yang tegas, tetapi hasil yang diperoleh tim belum memenuhi ekspektasi.
Rangnick awalnya menerima posisi pelatih dengan kesepakatan untuk beralih ke peran konsultan setelah masa tugasnya berakhir. Namun, Manchester United kemudian membatalkan rencana tersebut dan mengizinkannya menerima pekerjaan sebagai pelatih tim nasional Austria.