Pelatih Malaysia Kim Pan-gon ogah tiru juru taktik Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Dia tak mau terlalu mengandalkan pemain keturunan. (Foto: Instagram/famalaysia)
Basudiwa Supraja

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pelatih Malaysia Kim Pan-gon ogah tiru juru taktik Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Dia tak mau terlalu mengandalkan pemain keturunan.

Kim Pan-gon yang baru ditunjuk menangani Harimau Malaya tengah sibuk menyeleksi pemain. Nakhoda asal Korea Selatan itu akan memilih amunisi berdasarkan kinerja.

Pelatih baru Malaysia diprediksi menyontek gaya main Timnas Indonesia. (Foto: Makan Bola)

“Saya tidak melihat status pemain apakah dia pemain lokal, keturunan atau pemain naturalisasi," kata Kim Pan-gon, dikutip dari media Malaysia Makan Bola, Sabtu (19/2/2022).

"Saya akan memilih pemain berdasarkan kinerja dan juga aplikasi taktis yang akan saya terapkan ke tim,” ujarnya.

Hal ini bersinggungan dengan cara Shin Tae-yong yang terus membidik sejumlah pemain keturunan untuk Timnas Indonesia. Apalagi dia juga sempat mengatakan skuad Garuda kekurangan stok penyerang.

Sebelumnya ada empat pemain keturunan yang telah diajukan oleh Shin Tae-yong ke PSSI untuk dinaturalisasi. Mereka Sandy walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers, dan Kevin Diks.

Akan tetapi sejauh ini Shin Tae-yong baru mendapat dua pemain yang prosesnya hampir rampung yaitu Sandy Walsh dan Jordi Amat. Sedangkan Mees Hilgers dan Kevin Diks harus terbentur restu keluarga.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (Foto: PSSI)

Harapannya terhadap pemain AZ Alkmaar Tijani Reijnders sebagai opsi baru pemain keturunan di lini depan pupus. Sebab sang bomber belum berminat gabung Timnas Indonesia.

Ini menjadi pekerjaan besar bagi Shin Tae-yong untuk membangun Skuad Garuda jelang rentetan turnamen tahun ini. Meski demikian, Indonesia sejatinya tidak kehabisan stok pemain muda berbakat.

Ronaldo Kwateh jadi harapan baru untuk Shin Tae-yong sebagai opsi penyerang tengah. Meski usianya masih muda, penampilannya cukup mengesankan sejauh ini.



Editor : Reynaldi Hermawan

BERITA TERKAIT