Menurut Davide Nicola, masalah juga terlihat saat Cremonese membangun serangan dari lini belakang. Aliran bola dinilai berjalan lambat dan kurang akurat dibanding laga-laga sebelumnya.
“Kami mencoba membangun keunggulan dari belakang, tetapi tidak dengan kecepatan dan ketepatan yang kami miliki di pertandingan lain,” kata Davide Nicola.
Dia menyebut Cremonese sebenarnya menargetkan setidaknya satu poin dari markas Fiorentina. Namun, kegagalan memainkan gaya permainan sendiri membuat target itu tak tercapai.
“Kami tidak mampu memainkan permainan yang kami inginkan, meskipun kami ingin setidaknya mendapatkan satu poin,” sambungnya.
Hasil negatif ini membuat Cremonese tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Emil Audero Cs mengoleksi 21 poin hasil lima kemenangan, enam imbang, dan tujuh kekalahan.
Cremonese tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Pada laga berikutnya, mereka dijadwalkan menjamu Cagliari di Stadio Giovanni Zini, Cremona, pada 9 Januari 2026.
Davide Nicola memastikan evaluasi menyeluruh segera dilakukan. Dia menuntut respons cepat dari para pemain agar kesalahan saat melawan Fiorentina tidak terulang di pertandingan selanjutnya.