Perdagangan Manusia Hantui Piala Dunia 2026, FIFA dan Aparat Siaga Penuh

Abdul Haris
FIFA mengantisipasi terjadinya perdagangan manusia sepanjang pagelaran Piala Dunia 2026. (Foto: The Children Trusts)

Timm menambahkan sindikat tersebut sangat canggih dalam menyembunyikan jejak, termasuk aliran dana hasil kejahatan.

“Karena mereka sangat canggih, kerja sama menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan ini,” katanya.


Atlanta Bersiap sejak Dua Tahun Lalu

Pada 2024, FIFA merilis Kerangka Hak Asasi Manusia Piala Dunia 2026 untuk membantu panitia lokal mencegah kerja paksa dan perdagangan manusia.

Panduan itu mencakup pemeriksaan ketat terhadap pengadaan berisiko tinggi, pendekatan yang melibatkan perspektif penyintas, serta sistem pelaporan rahasia.

Di Atlanta, Homeland Security Investigations telah mempersiapkan langkah antisipasi selama dua tahun.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jawaban Erick Thohir usai Dicari Prabowo karena Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Selecao Murka Minta Ancelotti Dipecat hingga Dibawa ke Pengadilan

57 tahun lalu

Sahabat di Arsenal, Rival di Piala Dunia! Duel Rice vs Odegaard Bisa Ubah Nasib Dua Negara

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal