Perdagangan Manusia Hantui Piala Dunia 2026, FIFA dan Aparat Siaga Penuh

Abdul Haris
FIFA mengantisipasi terjadinya perdagangan manusia sepanjang pagelaran Piala Dunia 2026. (Foto: The Children Trusts)

Timm menambahkan sindikat tersebut sangat canggih dalam menyembunyikan jejak, termasuk aliran dana hasil kejahatan.

“Karena mereka sangat canggih, kerja sama menjadi sangat penting untuk menghadapi tantangan ini,” katanya.


Atlanta Bersiap sejak Dua Tahun Lalu

Pada 2024, FIFA merilis Kerangka Hak Asasi Manusia Piala Dunia 2026 untuk membantu panitia lokal mencegah kerja paksa dan perdagangan manusia.

Panduan itu mencakup pemeriksaan ketat terhadap pengadaan berisiko tinggi, pendekatan yang melibatkan perspektif penyintas, serta sistem pelaporan rahasia.

Di Atlanta, Homeland Security Investigations telah mempersiapkan langkah antisipasi selama dua tahun.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal