Perdagangan Manusia Hantui Piala Dunia 2026, FIFA dan Aparat Siaga Penuh

Abdul Haris
FIFA mengantisipasi terjadinya perdagangan manusia sepanjang pagelaran Piala Dunia 2026. (Foto: The Children Trusts)

“Kami menyatukan semua sumber daya agar siap ketika menemukan korban, karena kami memperkirakan akan menghadapi kasus perdagangan seks dan tenaga kerja selama ajang besar ini,” kata Alia El-Sawi, spesialis pendamping korban.

Atlanta akan menjadi tuan rumah delapan pertandingan di Mercedes-Benz Stadium dan juga menggelar FIFA Fan Festival di Olympic Centennial Park.

Otoritas menilai format lintas tiga negara membuat pengawasan semakin kompleks. Karena itu, koordinasi antara aparat penegak hukum, perbankan, dan perusahaan teknologi terus diperkuat menjelang kick-off Piala Dunia 2026.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal